Minggu, Januari 13, 2013

BAB 7-Pengembangan dan Implementasi Perangkat Lunak


PEMODELAN KEBUTUHAN DENGAN USE CASE
Pengertian
Mendokumentasikan persyaratan dari sudut pandang pengguna dengan sebuah cara yang dapat mereka pahami, akan mendorong keterlibatan pengguna, yang tentunya mempertinggi kemungkinan suksesnya proyek. 

Anda akan mengerti dan memahami pemodelan use case saat anda dapat :
·         Mendeskripsikan keuntungan pemodelan use cas.
·         Menentukan pelaku dan use case dan mampu mengenalinya dari diagram konteks. Mendeskripsikan empat tipe pelaku.
·          Mendeskripsikan hubungan yang dapat muncul pada diagram model use case
·         Mendeskripsikan langkah-langkah menyiapkan model use case
·          Mendeskripsikan bagaimana membangun diagram model use case
·          Mendeskripsikan berbagai bagian naratif use case dan mampu menyiapkan satu bagian tersebut.
·          Menentukan maksud perangkingan use case dan matriks prioritas dan diagram ketergantungan use case

PENGANTAR KE PEMODELAN USE CASE
·         Bagian terberat dalam pembangunan sistem perangkat lunak adalah memutuskan dengan tepat apa yang akan dibangun. Tidak ada bagian lain dari kerja konseptual yang sesulit menentukan persyaratan teknis yang terinci, termasuk semua antarmuka untuk orang, mesin, dan sistem perangkat lunak lain.

PEMODELAN USE CASE MEMBERIKAN MANFAAT BERIKUT:
·         Menyediakan tool untuk meng-capture persyaratan fungsional.
·         Membantu menyusun ulang lingkup sistem menjadi bagian-bagian yang lebih dapat dikelola.
·         Menyediakan alat komunikasi dengan para pengguna dan stakeholder yg berhubungan dengan fungsionalitas sistem
·         Memberikan cara bagaimana mengidentifikasi, menetapkan, melacak, mengontrol, dan mengelola kegiatan pengembangan sistem.
·          Menyajikan panduan untuk mengestimasi lingkup, usaha, dan jadwal proyek.
·          Menyajikan garis pokok pengujian, khususnya menentukan rencana tes dan test case
·          Menyajikan garis pokok bagi help system dan manual pengguna, dan juga dokumentasi pengembangan sistem  
·         Menyajikan tool untuk melacak persyaratan
·          Menyajikan titik mulai/awal untuk identifikasi objek data atau entitas.
·          Menyajikan spesifikasi fungsional untuk mendesain antarmuka pengguna dan sistem
·          Menyajikan alat untuk menentukan persyaratan akses database dalam hal menambah, mengubah, menghapus, dan membaca.
·          Menyajikan kerangka kerja untuk pengembangan sistem

KONSEP SISTEM UNTUK PEMODELAN USE CASE
Ada dua alat utama yang digunakan saat menyajikan pemodelan use case:
1.       Use case diagram / diagram use case
Yang secara grafis menggambarkan sistem sebagai sebuah kumpulan use case, pelaku (pengguna), dan hubungan keduanya.
Contoh :


2.       USE CASE NARRATIVE / NARATIF USE CASE
·    Merupakan deskripsi tekstual tentang kejadian bisnis dan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan sistem untuk menyelesaikan tugas.
·    Urutan langkah-langkah yang secara tindakan saling terkait (skenario), baik terotomatisasi maupun secara manual, untuk tujuan melengkapi satu tugas bisnis tunggal.
·    Use case disajikan secara grafis dengan elips horizontal dengan nama use case muncul
di atas, bawah, atau di dalam elips tersebut
3.       Pelaku
·    Use case diawali atau dipicu oleh pengguna eksternal dinamakan actor / pelaku.
·    Actor adalah segala sesuatu yang perlu berinteraksi dengan sistem untuk pertukaran informasi
·    Ada 4 macam tipe pelaku:
ü  Primary business actor (pelaku bisnis utama)
ü  Primary system actor (pelaku sistem utama)
ü  External server actor (pelaku server eksternal)
ü  External receiving actor (pelaku penerima eksternal)
·    PRIMARY BUSINESS ACTOR (PELAKU BISNIS UTAMA)
Stakeholder yang terutama mendapatkan keuntungan dari pelaksanaan use case dengan menerima nilai yang terukur dan terobservasi. Contoh: karyawan yg menerima gaji dari sistem penggajian.
·    Primary system actor (pelaku sistem utama)
Stakeholder yang secara langsung berhadapan dengan sistem untuk menginisiasi atau memicu kegiatan atau sistem. Contoh: penjual toko bahan pangan yg melakukan peninjauan daya beli pelanggan, operator telpon yg memberi bantuan dan kasir bank yang memproses transaksi.
·    External server actor (pelaku server eksternal)
Stakeholder yang melayani kebutuhan pengguna use case (misalnya biro kredit yang memiliki kuasa atas perubahan kartu kredit)
·    External receiving actor (pelaku penerima eksternal)
Stakeholder yang bukan pelaku utama, tapi menerima nilai yang terukur atau teramati(con: gudang menerima paket permintaan untuk menyiapkan pengiriman sesudah pelanggan memesannya.

4.       RELATIONSHIP (HUBUNGAN)
·    Association (gabungan)terdiri dari 2:
1. Mengindikasi bahwa use case diimitasi oleh pelaku di ujung lain dari garis.
2. Mengindikasi interaksi antara use case dan server eksternal atau pelaku penerima.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar