Minggu, Januari 13, 2013

BAB 5- Pengembangan dan Implementasi Perangkat Lunak


Rekayasa Kebutuhan

Apa yang dimaksud dengan rekayasa kebutuhan?
·         Rekayasa kebutuhan adalah pekerjaan yang dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang apa yang akan menjadi imbas bisnis dari perangkat lunak, apa yang pelanggan inginkan dan bagaimana pengguna akhir berinteraksi dengan perangkat lunak

Mengapa hal ini penting?
·         Untuk memahami apa yang pelanggan mau sebelum kita mulai merancang dan mengembangkan suatu sistem berbasis komputer.

Tipe-tipe Kebutuhan
·         Kebutuhan User
Pernyataan dalam bahasa natural plus diagram layanan yang tersedia dan batasan operasional.  Ditulis oleh konsumen
·         Kebutuhan Sistem
Dokumen terstruktur berisi diskripsi detail dari layanan sistem. Ditulis sebagai kontrak antara klien dan kontraktor
·         Spesifikasi Software
Diskripsi software detail yang sebagai dasar untuk desain atau implementasi.
Ditulis oleh developer

Apa saja langkah-langkahnya?
·         Inception
Proyek perangkat lunak dimulai saat kebutuhan bisnis telah teridentifikasi dengan baik atau saat pasar baru yang sifatnya potensial dikenali.
·         Elicitation
Dalam tahapan elicitation ini kita menanyakan kepada konsumen tentang apa yang mereka butuhkan dan bagaimana sistem atau produknya sesuai dengan proses bisnis yang dilakukan oleh sebuah perusahaan.
·         Elaboration
Mengembangkan perbaikan model teknik dari fungsi-fungsi software, fitur-fitur dan pembatasan-pem.batasan.
·         Negotiation
Dalam sebuah proses pemenuhan kebutuhan dari client, terkadang menemui sebuah kendala dalam proses pemenuhan tersebut yaitu perbedaan pendapat. Mungkin sedikit terjadi perbedaan dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut
·         Spesification
Spesifikasi dapat dinyatakan dengan dokumen, model grafis, model matematika, kumpulan skenario yang digunakan, prototype, atau bahkan kombinasi dari semuanya.
·         Validation
Validasi akan kebutuhan digunakan untuk memeriksa spesifKasi yang telah dibuat demi meyakinkan bahwa semua kebutuhan yang dibutuhkan untuk pengembangan tidak terdapat ambiguitas. Selain itu validasi juga digunakan untuk meyakinkan bahwa segala macam bug/eror telah diselesaikan dengan baik.  
·         Manajemen
Proyek perangkat lunak dimulai saat kebutuhan bisnis telah teridentifikasi dengan baik atau saat pasar baru yang sifatnya potensial dikenali.

Tahapan Pengenalan Proyek




Analisa Kebutuhan
·         Analisa kebutuhan adalah sebuah proses untuk mendapatkan informasi, model, spesifikasi tentang perangkat lunak yang diinginkan klien/pengguna.

Faktor-faktor analisa kebutuhan
·         Lengkap, semua yang diharapkan oleh klien telah didapatkan oleh pihak yang melakukan analisa.
·         Detail, berhasil mengumpulkan informasi yang rinci sampai hal-hal yang kecil
·         Benar, semua data haruslah benar, sesuai apa yang dimaksud oleh klien, bukan benar menurut apa yang difikirkan oleh pihak yang melakukan analisa.

Langkah-langkah analisa kebutuhan
·         Komunikasi yang baik, mengenal user lebih dekat
·         Mengetahui “apa”, tentang apa yang dikerjakannya, apa data yang menjadi masukan, apa yang dihasilkan.
·         Gunakan istilah yang sederhana
·         Terbuka dengan langkah yang dilakukan dlm pembuatannya termasuk konsekuensinya
·         Menampilkan contoh nyata.

PELAKSANAAN ANALISIS KEBUTUHAN
·         Untuk setiap perangkat lunak, tentukan manfaat atau fungsi utamanya.
·         Dari masing-masing manfaat atau fungsi utama tersebut, tentukan bagaimana proses penggunaan atau interaksinya dengan pemakai.
·         Klasifikasi proses interaksi mana yang merupakan proses pengolahan data.
·         Tentukan antarmuka eksternal dan kinerjanya.
·         Buat daftar kebutuhan kemudian modelkan.

CONTOH PELAKSANAAN ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK MASALAH PENJUALAN BARANG



MENGEMBANGKAN MODEL KEBUTUHAN
A. Elemen-elemen model kebutuhan
Beberapa orang yang mengembangkan perangkat lunak berpendapat bahwa memilih suatu bentuk representasi (misal use case)dan menerapkannya untuk mencari kebutuhan-kebutuhan merupakan hal yang terbaik dalam pengembangan perangkat lunak.

Ada sejumlah elemen yang bersifat generik yang bersifat umum untuk kebanyakan model kebutuhan. Beberapa diantaranya :
1.       Elemen berbasis skenario
·         Sistem atau perangkat lunak dideskripsikan dari sudut pengguna menggunakan pendekatan berbasis skenario
·         Ex: use case yang bersifat dasar dan diagram-diagram use case terkait akan berkembang menjadi use case-use case berbasis pola yang akan lebih mudah dielaborasi.

2.       Elemen-elemen berbasis kelas
·         Masing-masing skenario pengguna pada dasarnya mengimplikasikan sejumlah objek yang dapat dimanipulasi oleh sistem atau perangkat lunak saat aktor melakukan interaksi dengannya. Kemudian dikelompok-kan ke dalam kelas-kelas dengan atribut yang sama dan perilaku yang umum.
·         Ex: sebuah diagram kelas UML dapat untuk memperlihatkan kelas sensor untuk fungsi keamanan safehome.

3.       Elemen-elemen perilaku
·         Perilaku suatu sistem berbasis komputer bisa saja memiliki imbas tertentu pada rancangan tertentu yang dipilih dan mungkin juga memiliki imbas tertentu pada pendekatan implementasi yang kelak akan diterapkan.
·         Diagram state UML adalah suatu model yang memperlihatkan perilaku sistem dengan memperlihatkan state dan event yang menyebabkan sistem mengubah state.

4.       Elemen-elemen berorientasi aliran
·         Informasi-informasi akan ditransformasi dalam bentuk aliran didalam sistem berbasis komputer.
·         transformasi dapat berupa logika pembanding tunggal, algoritma numerik yang sangat rumit, pendekatan berbasis aturan.
B. Pola-pola analisis
·         Menyarankan solusi-solusi (kelas, fungsi, perilaku) dalam ranah aplikasi yang dapat digunakan saat melakukan pemodelan.
·         Geyer-Schulz dan Hahsler menyarankan dua keuntungan yang dapat dihubungkan dengan penggunaan pola-pola analisis.
·         Akan mempercepat pengembangan model-model analisis yang menangkap kebutuhan-kebutuhan utama dari suatu permasalahan nyata dengan cara menyediakan model-model analisis
·         Memfasilitasi transformasi model analisis menjadi model perancangan dengan menyarankan pola-pola perancangan dan solusi-solusi yang baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar